Dua golnya sukses bikin setan merah dipermalukan didepan pendukungnya sendiri. Mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1, ia sukses bawa Sevilla ke babak selanjutnya UEFA Champions League (UCL) 2018.
Nama Ben Yedder pun sontak menjadi sorotan berbagai media dunia terutama media Inggris dan Spanyol yang gencar memberitakan pemain berusia 27 tahun ini. Ternyata permainan apiknya tersebut membuat pelatih Timnas Perancis Didier Deschamps tertarik dan memanggilnya ke Timnas Perancis untuk bermain dalam laga Ujicoba Perancis berhadapan dengan Kolombia dan Rusia. Dan pada pertandingan uji coba tersebut Ben Yedder pun memulai debutnya bersama Timnas Perancis.
Namun ternyata ada yang unik mengenai Awal karier Ben Yedder dengan dunia si kulit bundar. Pasalnya, dia sempat menggeluti olahraga futsal dan tergabung dengan klub amatir Garges Djibson. Bahkan, Ben Yedder sempat bermain dua kali bersama timnas futsal Perancis pada 2010, seperti dilansir dari kompas.com(13/03/2018) .
Dalam kesempatan membela Timnas Futsal Perancis, ia sempat menjadi pemain yang diandalkan dan telah mencetak 1 gol bersama Timnas Futsal Perancis.
Ternyata merintis karirnya sebagai pemain futsal kini membawa seorang Ben Yedder ke kasta turnamen paling bergengsi di sepakbola Eropa yaitu Liga Champions. Di Liga Champions musim ini pun ia tampil mengejutkan dengan mengemas delapan gol dalam 7 pertandingan. Raihan golnya pun bisa saja mengejar torehan gol dari Cristiano Ronaldo yang berada di posisi pertama top skor sementara Liga Champions 2018.
Tentunya cerita dari seorang Ben Yedder ini bisa dijadikan motivasi bagi para pemain futsal di Indonesia. Terutama untuk para pemain bintang Futsal di Indonesia seperti Randy Satria, Bambang Bayu Saptaji, Andriansyah Agustin dan pemain futsal Indonesia lainnya yang mungkin saja bisa beralih ke Sepakbola seperti apa yang dilakukan Ben Yedder. Dan bisa menjadi pemain bintang juga di Sepakbola Indonesia sebagaimana pencapaian yang mereka raih sebagai seorang pemain futsal.
sumber

